"Farmakoterapi 3" merujuk pada mata kuliah lanjutan dalam bidang farmasi yang berfokus pada penatalaksanaan penyakit-penyakit saraf, seperti epilepsi, Alzheimer, Parkinson, dan depresi. Materi ini mengaplikasikan ilmu farmakologi untuk mengobati penyakit-penyakit tersebut menggunakan obat-obatan, meliputi evaluasi masalah terkait obat dan optimalisasi terapi.
Farmakognosi 1 adalah mata kuliah pengantar yang mempelajari dasar-dasar farmakognosi, meliputi identifikasi, taksonomi, dan pengolahan bahan alam sebagai obat, serta dasar kimia dan biokimia metabolit sekunder. Materi utamanya mencakup pengenalan berbagai jenis simplisia (bahan obat alam), metode ekstraksi, dan kontrol kualitas simplisia.
"Farmakologi 1" adalah mata kuliah atau buku yang membahas dasar-dasar ilmu farmakologi, yaitu studi tentang obat-obatan dan pengaruhnya pada organisme hidup. Materi dalam "Farmakologi 1" meliputi pengantar umum, sejarah obat, penggolongan obat, farmakokinetik (nasib obat dalam tubuh seperti absorpsi, distribusi, metabolisme, ekskresi), farmakodinamik (mekanisme kerja dan efek obat pada tubuh),…
Farmakologi 2 adalah lanjutan dari Farmakologi 1 yang membahas konsep dasar farmakologi dan toksikologi, termasuk mekanisme kerja obat, efeknya pada tubuh, efek samping, dan penggunaannya dalam terapi. Materi ini sering kali mencakup sub-topik seperti vitamin, mineral, obat antikoagulan, antivirus, dan obat-obatan lain yang bekerja pada sistem tertentu, seperti sistem endokrin atau kardiovaskular.
Analisis farmasi adalah cabang ilmu kimia yang berfokus pada analisis kualitas, identifikasi, kuantifikasi, dan karakterisasi bahan obat dan sediaan farmasi secara kualitatif maupun kuantitatif. Tujuannya adalah untuk memastikan obat aman, efektif, dan memenuhi standar mutu sebelum digunakan, dengan cara menganalisis identitas, kadar, dan kemurnian bahan aktif maupun bahan tambahan